SEKILAS INFO
Friday, 7 August 2020
  • 4 bulan yang lalu / Pendaftaran Mahasiswa Baru STKIP Adzkia
1
Jul 2020
0
MEDIA PEMBELAJARAN #Asyik  Solusi Belajar di Tengah Pandemi

Padang, STAdz–Pandemi Covid-19 hampir merombak semua tatanan kehidupan. Tak terkecuali dunia pendidikan. “Mau tak mau, sebagai pendidik kita harus cepat beradaptasi dengan keadaan, harus mampu menciptakan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dan bisa dinikmati peserta didik tanpa harus tatap muka,” kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Meria Ultra Gusteti, Senin (22/6)

Media pembelajaran adalah salah satu kuncinya. Untuk itu, dosen STKIP Adzkia gelar acara pengabdian masyarakat yang sangat dibutuhkan para guru saat ini. Acara bertajuk “Pelatihan Membuat Media Pembelajaran #Asyik di Tengah Pandemi Covid -19″ berlangsung di ruang IHT STKIP Adzkia. Sebanyak 30 guru hadir dalam acara tersebut.

Dalam hal ini, pelatihan media pembelajaran terfokus pada video belajar yang terdiri dari beberapa materi yaitu, alat-alat dan software yang dibutuhkan, tips membuat script dan storyboard yang mudah dan simpel. Bagaimana pengambilan video dan terakhir proses edit video dengan aplikasi Kinemaster.

Ketua Tim sekaligus pemandu pelatihan ini adalah Meria Ultra Gusteti, M. Pd., didampingi beberapa dosen, perwakilan Bidang Abdimas P3M STKIP Adzkia beserta mahasiswa, yaitu Syariffan dan Nia Maslina.

Diungkapkan Meri, pelatihan ini bertujuan membantu guru-guru dalam membuat video belajar beranimasi untuk pembelajaran daring selama masa Covid -19. “Video pembelajaran dapat dijadikan m persiapan menyambut tahun ajaran baru yang akan dilaksanakan Juli 2020,” tutur Meri.

Pelatihan dibuka oleh Ketua STKIP Adzkia, Dr. Alfadhlani, M. T.. Dalam pembukaannya, dipaparkan bahwa guru-guru sangat penting untuk mampu mempersiapkan bahan ajar yang menarik dan bervariasi agar siswa-siswa tidak bosan selama pembelajaran daring.

Pelatihan ini berjalan lancar dan sukses. Peserta terlihat antusias mengikuti pelatihan hingga akhir. “Saya bersyukur dan senang bisa dapat pelatihan ini, karena sangat membantu kami dalam menyiapkan bahan terutama video belajar beranimasi untuk pembelajaran daring,” kata Guru SD IT Adzkia 3, Nul Basri.

Guru SD IT Adzkia 2, Adelar Prasetya, juga mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah kita jadi dapat mempersiapkan aktivitas di kelas dengan lebih matang, memotivasi diri untuk harus kreatif dalam memberikan pengajaran yang disukai oleh anak,” katanya.

Dilanjutkannya, pelatihan media pembelajaran kali ini terasa sangat praktis dan mudah dipelajari. Tidak hanya menciptakan media pembelajaran yang menarik, bahkan pelatihan ini sudah membuka jalan bagi ustadz dan uztadzah untuk menjadi seorang youtuber. “Pelatihan ditutup dengan PR berupa lomba karya media pembelajaran peserta yang diunggah ke youtube. Pelatihannya sangat hidp dan bermanfaat, saya juga sudah bisa langsung mencoba jadi youtuber,” tukasnya semangat. (wnd)

Pengumuman

Alur Pendaftaran Gelombang ke-2

Panduan Penggunaan Google Classroom untuk Dosen

Panduan Penggunaan Google Classroom untuk Mahasiswa