STKIP Adzkia
STKIP Adzkia Jl. Taratak Paneh No. 7, Korong Gadang, Kuranji, Kalumbuk, Padang, Kota Padang, Sumatera Barat 25175

Tabligh Akbar Bersama Ustadz Adi Hidayat


Safari dakwah Ustadz Adi Hidayat (UAH) LcMA di GOR Adzkia Taratakpaneh, Kuranji, kemarin (26/7), dijejali ratusan jamaah didominasi wali murid siswa sekolah di bawah naungan Yayasan Adzkia, beserta pegawai di lingkungan Adzkia. UAH dalam kesempatan itu, berharap lahir ahli ilmu dari rahim Sumbar.

Saking ramainya, panitia terpaksa memasang televisi di luar GOR Adzkia. Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, Ketua STKIP Adzkia M.Anwar, Wakil Ketua I Hendrizal, M.Pd, Wakil Ketua II Dr. Khairul Ikhwan, MM dan lainnya, juga terlihat mendengarkan kajian dakwah Islam yang disampaikan UAH itu.

”Kita berharap, kembali lahir ahli ilmu sangat baik dari rahim Sumbar ini. Terlebih, sejarah mencatat beberapa ulama besar lahir di sini, seperti SyekAhmad Khatib bin Abdul Latif al-Minangkabawi dan Syekh Muhammad Yasin Bin Muhammad Isa Al Fadani,” ujar UAH.

Kedua ulama itu, tambah ulama milenial yang menguasai isi kitab suci Al Quran beserta letak barisnya, ilmu hadis, serta berbagai kitab agama beserta makna dan posisinya itu, levelnya bukan hanya nusantara, namun dunia dengan memberi fatwa di Masjidilharam. ”Mudah-mudahan, bisa lahir ulama besar kekinian dari Sumbar,” harap dia.

Dalam kesempatan itu, UAH menyebutkan bahwa negeri ini membutuhkan orang-orang baik, pejabat baik, pemimpin baik dan lainnya. Nah, semua hanya bisa muncul melalui pembinaan keagamaan. Kunci semua itu, bagaimana mendekatkan umat memahami, menguasai dan mengimplementasikan Al Quran dalam semua aktivitas kehidupannya.

”Satu-satunya pembimbing paling sempurna berasal dari ayatayat yang terkumpul dalam Al Quran. Bila seseorang sukses, mesti dekat dengan Al Quran,” ucap dia. Dia menyebut, bila seseorang mengambil ilmu Al Quran, bisa mendatangkan keberkahan kepada lingkungan sekitarnya. Makanya, dia mengingatkan, agar kita tidak terlambat dalam mempelajari dan memahami Al Quran.

Di sisi lain, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menyebutkan bahwa pihaknya berkomitmen mendorong masyarakat menjadi penghafal Al Quran. Bahkan, sekarang ini lulusan SD hafal 3 juz Al Quran, bisa memilih masuk SMPN manapun di Padang.

”Komitmen ini juga dilakukan gubernur Sumbar, lulusan SMP hafal Al Quran bisa memilih SMAN manapun di Sumbar. Alhamdulillah, program Padang Menghafal yang digulirkan tahun 2015lalu, sudah mulai meningkatkan animo masyarakat menghafal Al Quran,” ucap dia.

Lewat kerja sama dengan UAH, tambah Mahyeldi, membuka peluang bagi siapa saja yang hafal 30 juz Al Quran dikirim ke Sudan untuk memahami, menguasai sekaligus mengimplementasikan Al Quran. Semuanya gratis. Syaratnya, usia maksimal 25 tahun, laki-laki dan lulus ujian hafal 30 juz Al Quran. ”Bila perlu kita memanfaatkan Baznas guna menambah jumlah hafiz untuk dikirim ke Sudan,” janjinya.

Sementara itu, Ketua II STKIP Adzkia Dr. Khairul Ikhwan, MM menyebutkan, tujuan awal berdirinya Yayasan Adzkia Sumbar ini bagaimana menjalankan pendidikan berbasis Islam. Pihaknya menargetkan hafalan Al Quran bagi pegawai, guru, dosen, termasuk siswa sendiri. Intinya, bagaimana mereka bisa berintegrasi dengan AlQuran secara efektif. ”Kehadiran Ustadz Adi Hidayat bagian keinginan kita, walau mendadak. Kita tahu, beliau dalam ceramahnya selalu topiknya berbasiskan Al Quran. Ke depan, kita berupaya menghadirkan ulama lainnya guna memotivasi agar semua kita lebih dekat dan serius dengan Al Quran,” ucap dia.

Berita Terbaru



​Penerimaan Mahasi ...

​Penerimaan Mahasiswa Baru Mencetak Generasi Ber ...

Monday, 09/09/2019 12:23:58


PADANG-- STKIP Adzkia masih membuka pendaftaran mahasiswa baru hingga 30 September 2019. “Kami mengajak putra-putri terbaik bangsa unt ...


PERUBAHAN JADWAL KEG ...

PERUBAHAN JADWAL KEGIATAN PEKAN TAARUF(OSPEK) MAHA ...

Wednesday, 28/08/2019 09:04:07

Assalamualaikum...wr..wb.

Diinformasikan kepada seluruh mhs baru 2019...
Jadwal pekan taaruf mahasiswa diundur dri se ...

×