STKIP Adzkia
STKIP Adzkia Jl. Taratak Paneh No. 7, Korong Gadang, Kuranji, Kalumbuk, Padang, Kota Padang, Sumatera Barat 25175

​Lulusan STKIP Adzkia Wajib Hafal 1 Juz


Gubernur-L2 Dikti Beri Apresiasi

Padang, Padek—Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (L2 Dikti) Wilayah X (Sumbar, Riau, Kepri, Jambi) mengapresiasi STKIP Adzkia. STKIP bernaung di bawah Yayasan Adzkia Sumbar ini menjadi satu-satunya PTS di L2 Dikti (sebelumnya Kopertis) Wilayah X mewajibkan lulusannya harus hafal 1 juz Al Quran.

Sekretaris L2 Dikti Wilayah X Yandri Anas SH MH mengatakan itu sewaktu menghadiri wisuda STKIP Adzkia angkatan IX di Hotel Pangeran Beach Padang, Selasa (31/7). Kali ini, STKIP Adzkia mewisuda 64 wisudawan dari dua program studi, 5 Prodi Pendidikan Guru PAUD dan 60 Prodi Pendidikan Guru SD.

”Dari 250 PTS tergabung dalam L2 Dikti Wilayah X, hanya STKIP Adzkia lah mewajibkan lulusannya hafal juz 30. Hal ini menandakan STKIP Adzkia komit menghasilkan lulusan yang memiliki kecerdasan spritual, emosional dan intelektual,” ujar Yandri dalam wisuda yang juga dihadiri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Dia mengingatkan, L2 Dikti Wilayah X selaku menekankan kepada PTS agar meningkatkan kompetensi dosen, sarana dan prasarana, akreditasi institusi dan prodi, serta menjalin kerja sama dengan dunia usaha dan stakeholders lainnya.

”Khusus STKIP Adzkia, kita patut memberi apresiasi. Kompetensi dosen misalnya, 6 dari 39 dosen tetap sudah bergelar doktor (S-3) dan sisanya S-2. Kita tentu berharap hal ini semakin ditingkatkan ke depannya,” harap Yandri dalam acara yang juga dihadiri Pembina Yayasan Adzkia Sumbar Prof Syukri Arief, Ketua Yayasan Muhardanus, perwakilan Dinas Pendidikan Padang, mitra dan lainnya.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang juga pendiri Yayasan Adzkia Sumbar juga mengapreasi komitmen STKIP Adzkia Sumbar. Bahkan, Irwan juga diberi kesempatan menguji hafalan lulusan STKIP Adzkia yang namanya diambil secara random. Kepada lulusan tersebut, Irwan menguji dengan Surat Al Buruj.

”Membaca dan menghafal Al Quran dampaknya luar biasa. Bisa mempermudah semua urusan kita. Bahkan, banyak orang sukses diiringi dengan membaca Al Quran. Ini juga menjadi modal sewaktu mendidik anak didik nantinya,” terang Irwan.

Dia juga mengingatkan agar lulusan STKIP Adzkia tidak hanya terfokus mencari kerja. Namun, mesti mampu juga menciptakan lapangan pekerjaan. Hal ini jugalah yang dilakukannya sewaktu mendirikan Yayasan Adzkia Sumbar dulunya.

Di sisi lain, Ketua STKIP Adzkia Dr M Anwar MT mengingatkan lulusan agar tidak puas atas capaiannya sekarang ini. Namun, hal ini barulah menjadi gerbang memasuki kehidupan yang baru. Jadikalah pembelajaran menjadi bagian integral dari kehidupan.

”Lifelong education (pendidikan seumur hidup) menjadi salah satu tujuan pendidikan yang kita bangun di STKIP Adzkia Sumbar, di samping itu juga character building (membangun karakter) dan IT based edication (pendidikan berbasis IT),” terang Anwar diamini Wakil Ketua I Hendrizal MPd dan Wakil Ketua II Dr Khairul Ikhwan MM.

Wisuda kali ini, sebanyak 17,19 persen wisudawan meraih prediket cumlaude, IPK rata-rata 3,41 dan terendah 3,04. Selama ini, banyak lulusan STKIP Adzkia diminta mengajar oleh user sebelum tamat. Khusus lulusan terbaik, disekolahkan ke jenjang S-2 sampai tamat secara gratis. (*)

Berita Terbaru



Magang Administrasi ...

Magang Administrasi dan Monitoring Program ke UNPA ...

Thursday, 03/05/2018 17:36:42

Kepala Biro Administrasi Umum (BAU), Nanang Kosim, Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK), Zulfikar, ...


Semangat Publikasi d ...

Semangat Publikasi di Jurnal Internasional Bereput ...

Thursday, 03/05/2018 16:59:13

Foto bersama dosen STKIP Adzkia dengan pemateri dan panitia usai Workshop Sukses Publikasi Jurnal Internasional Bereputasi. (ist)

PADANG--Sem ...

×